Ini hanya profil dan mungkin sedikit cerita hidup yang saya ringkas.
Namaku Muhammad Nurkarim Hidayatulloh, biasa di panggil Akim,karim, atau akep tergantung seberapa dekat hubungannya. Aku lahir di Bandung pada tanggal 14 Agustus 2001, lebih tepatnya bertetapan dengan hari pramuka. Aku senang mempelajari sesuatu yang menurut orang tidak perlu dipikirkan, hmm aneh bukan?
Aku lahir dari pasangan yang latar belakangnya sangat berbeda sekali, Ibuku bernama Desy Wulandari, bekerja sebagai ibu rumah tangga, terlahir dari keluarga berada dan bisa dibilang "kaya" dibidang percetakan buku, tapi atas alasan tertentu ibuku membuang semua itu dan memilih hidup sederhana dengan kedua anaknya. Sedangkan ayahku bernama Hendri Hidayat, ayahku terlahir dari keluarga yang keras dan kurang berada,ayahku bekerja sebagai karyawan.
Bisa dibilang aku saat kecil adalah orang yang cengeng, gampang dibohongi, dan nakal. Kenakalanku saat dulu yang aku ingat adalah aku pernah membakar sawah paman ku sendiri yang membuat kerugian sampai berjuta² :'), kenakalan lainnya yang aku ingat adalah aku pernah jatuh dari ketinggian dengan jarak 2 meter dengan posisi rahang duluan hingga gigiku hancur dan tidak beraturan, yah namanya juga masa kanak kanak banyak hal yang tidak bisa diprediksi.
Berbeda dengan sifat sekarang , dulu saat aku kecil, aku adalah orang yang periang, dan mudah akrab. Berkat sikap itu aku sejak kecil mempunyai 6 sahabat yang selalu menemaniku kemana mana. Bisa dibilang kita ini adalah sobat sejoli. Aku bebas mengeluarkan semua pendapatku ketika di dekat mereka tanpa takut ada yang sakit hati. Kita sering bermain, seperti berenang di sungai, mencari ikan diirigasi, bekerja sampingan, berjualan layangan, mengaji bersama, dan lain sabagainya. Semua itu terasa menyenangkan pada masa itu.
Terjadi Perundungan
Ah memang menyenangkan kalau mengingat hal hal masa lalu , tapi dibalik itu juga ada kesan pilu yang seiring menghampiri dengan kisah kisah menyenangkan tadi, itu normal kan ya? Aku sejak dulu adalah korban bullying, hal itu terjadi dari waktu aku masih kelas 3 SD dan dari semenjak itu membuat semua sifat ku berubah. Aku jadi mudah depresi, pendiam, rasanya dunia sudah tidak mempunyai hal menyenangkan bagiku saat itu.
Saat itu aku tidak bisa bilang pada siapa siapa, karena aku diancam oleh mereka para pembully ku, yah kalau ingat masa masa itu aku jadi pengen nangis. lagian kenapa juga ya didunia ini harus ada yang namanya perundungan atau bullying, rasanya tidak adil saja, mereka yang mempunyai fisik yang lebih unggul mengintimidasi fisik yang lemah. Mereka yang mempunyai jumlah yang besar, mengintimidasi jumlah yang kecil. Ah Ironi.
Andai saja aku mempunyai fisik yang baik dan teman yang lebih banyak, pasti aku bisa mengajak mereka ke arah yang lebih baik, tapi ya sudah lah mungkin itu sudah takdir dari semesta yang aku pilih. Aku hanya berharap tuhan berikan jalan yang terbaik untuk mereka semua.
Masuk SMP
Setelah Kegiatan UN beres dan saya mendapatkan nilai NEM , saya memutuskan untuk masuk SMPN 2 KATAPANG. Karena ya selain dekat , sekolah ini bukan sekolah favorit jadi tidak banyak orang yang kesini yang artinya kesempatan saya untuk tidak bertemu para pembully di SD itu semakin besar, karena siapa sih yang mau dibully terus terusan kan?
Nah singkat cerita aku keterima di SMP tersebut dengan di tempatkan di Kelas A. Hmm bukan awal yang buruk bukan? Hari pertama aku masuk sekolah aku kesandung masalah yang sebenarnya nggak berat berat amat sih tapi buatku malu. Aku ketinggalan bawa alat tulis, karena semalam aku ketiduran dan lupa memasukkan alat tulisku.
Tapi untunglah teman sebangku ku membantuku dengan meminjamkanku alat tulis, dan disanalah awal aku mempunyai teman, akan ku ceritakan siapa teman sebangku ku ini. Dia bernama Abdul Rofi sering dipanggil "Mpin" Oleh teman teman nya, ya wajar sih orang orang memang sering memanggil seenaknya walaupun itu jauh dari nama aslinya.
Dia bisa dibilang adalah orang yang paling ditakuti oleh satu sekolahan karena kerjaan dia tiap hari adalah adu fisik. Tapi aku tak terlalu memperdulikan hal kecil itu karena dulu aku memandang semua orang juga punya sifat jahatnya masing masing yang tidak terlihat. Jadi aku tetap berteman dengan dia walaupun dia dikenal menakutkan orang orang. Karena dia berteman tidak memandang fisik , kecerdasan ataupun harta. dia adalah orang yang jujur.
Beda dengan orang yang merasa dirinya pintar, mereka menempatkan dirinya diatas dan tak mau bergaul dengan yang kotor. Kadang aku juga merasa geram dengan orang orang yang cerdas. mereka hanya memikirkan diri sendiri, ya walaupun tidak semua tapi setidaknya kamu bisa melihat itu walau samar. (HAHA saking keselnya)
SMP adalah tempat paling saya benci sampai sekarang , bukan karena bullyannya ataupun pelajaran nya. tapi aku tidak bisa mengontrol pergaulanku. Aku sering diajak untuk berbuat kenakalan yang aku sendiri jijk sendiri dengan aku yang dulu.
Masuk SMK
Aku disarankan untuk masuk ke SMK bernama Mathlaul Anwar dimana disana ada jurusan yang menurut aku cocok untuk aku sendiri sekalian mengasingkan diri lagi wkkw. untuk informasi saja aku tidak berbakat dalam menggambar, dulu aku sering di ejek oleh teman temanku karena aku tidak bisa menggambar, mereka sering menanyakan kenapa gambar aku terlihat jelek, dan nggak enak diliat. ya emang sih.
Sebenarnya niat awalku cuman ingin mengasingkan diri, dan memperbaiki diri agar bisa mahir dalam menggambar atau paling tidak aku punya bakat dalam sesuatu. Miris memang tapi itulah faktanya.
Jujur saja sekolah disini membuatku nyaman selain siswa nya sedikit , aku merasa aku berubah sedikit sedikit ke arah yang lebih baik dari segi agama. Asalnya aku jarng mau kalau disuruh denger ceramah ataupun sekedar dakwah dari jamaah tabligh. tapi disini aku bisa merasakan perubahan yang sangat nyaman bagiku sendiri.
Aku disini berubah drastis, Aku lebih pendiam , jadi lebih sering memperhatikan guru yang sebelumnya aku cuek banget ketika ada guru dan belajar biasa saja sekarang aku jadi lebih termotivasi untuk terus belajar.
Aku disini mempunyai dua orang sahabat yang dibilang nggak disangka sangka soalnya, dulu aku bermusuhan di antara mereka berdua dan pertemuan kita juga terbilang unik dan aneh. ya nanti aku ceritakan dilain artikel untuk lebih lengkap nya .
Disini juga saya menemukan “Keluarga” , keluarga yang mengantarkan saya pada orang yang saya suka, jujur saja aku tidak pernah sejatuh cinta pada orang ini, karena apa? aku tak tahu , aku tidak bisa menjelaskan nya secara gamblang. Tapi yang jelas aku bisa mempunyai perasaan kepadanya yang ntah kapan aku bisa menyampaikan nya. :)
Terlebih lagi aku tahu bahwa sahabatku juga memiliki perasaan yang sama , sakit memang tapi ya sudahlah aku juga tidak bisa melarang juga karena itu hak setiap orang , aku bisa menahan nya meskipun membutuhkan waktu yang lama untuk berpindah ke lain hati . Aku sudah terbiasa. Jadi kuatkan dirimu rim, kamu sudah menderita dari dulu tolong jangan buatmu terjerumus kepada penderitaan lagi.
Tulisan ini untuk diriku dimasa depan bacalah ketika kau sudah dewasa agar kau tahu seberapa berharga nya arti perjuangan bagi dirimu. kau harus bisa menyanyangi orang yang mencintai mu nanti. Kau harus bisa mengerti apa kata hatimu, kau harus kuat dengan segala tantangan yang akan menghadang.
Kau harus berjuang Untuk Hidup.
