Akhir Akhir ini Saya merasa sulit fokus, sering cemas, lelah secara mental dan emosi, depresi dan seakan tidak punya cukup emosi untuk menyampaikan apa yang ada dibenak, Itulah saya ketika sedang bermedia sosial.
Saya merasa diri yang merasa cemas, insecure, tak sabar, sulit tidur, sulit fokus, dan gejala gangguan psikologis sejenis lainnya. Saya merasa terjebak dalam dunia maya , saya tidak bisa serta merta meninggalkan sosial media begitu saja.
Pekerjaan, Komunitas,Tugas dan lain sebagainya tidak bisa saya tinggalkan dengan begitu saja. Hmm saya sepertinya sudah kecanduan sosial media dan saya yakin saya bukan salah satunya.
Saya awal nya menerapkan puasa "gawai" dimana saya tidak selalu membawa gawai kesekolah ataupun bermain gawai di rumah, Seperti seorang pecandu yang lepas dari candunya, di minggu pertama tanpa gawai, jari-jari saya galau dan pikiran saya kalut. '
Jika dulu mengisi waktu kosong tenggelam dalam media sosial, atau pun bermain game kini saya harus menghadapi rasa bosan yang akhirnya diobati dengan hal lain. Apakah dengan bermenung, membaca artikel, atau menulis buku harian, sesuatu yang sudah lama sekali tidak saya lakukan.
Minggu kedua saya sudah mulai merasa nyaman sampai-sampai ketika berpikir tentang log in saja membuat saya cemas. Cemas karena saya mulai merasakan nikmatnya hidup di dunia nyata daripada di dunia maya.
Saya sekarang lebih banyak memperhatikan hal hal yang menurut orang lain tidak pernah terpikir, saya menjadi pemikir yang mendalam sejak tidak bermain gawai. saya mulai memulai hobi yang baru seperti menulis, bercocok tanam, atau bermain futsal.
setelah 1 bulan menjalani puasa gawai saya merasa lebih hidup , berinteraksi dengan orang tua , kerabat saya ataupun sahabat sahabat saya , saya merasa hidup saya menjadi lebih berwarna dibanding ketika saya bersosial media.
Wajah orang yang saya rindukan , selalu muncul dipikiran saya tanpa berekspetasi berlebihan . Saya merasa beryukur hidup tanpa gawai walaupun cuman 1 bulan , itu membuat saya lebih berarti ya walaupun harus mengorbankan 1 bulan gaji saya wkwk
tapi yang tak apa dikalau saya merasa bahagia, ingin rasanya ketika semua sudah tercukupi saya melakukan hal ini seumur hidup agar saya tidak terperangkap di dunia ilusi ini.