Aku rindu, bahkan mungkin jika rindu bisa membunuhku aku mungkin sudah mati berkali-kali.
Aku mati, karena menahan rasa rindu yang entah kapan aku bisa mengatasinya.
Aku rindu, Apakah jika rindu itu kuucap akan kah menjadi temu.
Suatu ketidakpastian adalah ruang yang aku benci
Sedang aku, hidup dalam ruang itu.
caraku melangkah tidak secepat dirimu
aku sudah bisu sejak awal kita bertemu.
Diam adalah caraku menahan sebuah rindu
Sedangkan menulis adalah caraku untuk menumpahkanya.
Aku bingung setiap kali rindu datang. kenapa selalu datang tanpa permisi.
Maaf kalau pikiranku akhir akhir ini hanya penuh denganmu.
Jujur aku tak mau larut dengan ini tapi percayalah ini selalu datang.
Mengingatkan ku bahwa kau selalu hadir dalam hidupku.
Titik di mana aku merindukan tanpa titik temu.
Itu menyiksa sekali. Aku mengingikan pertemuan itu terjadi.
Aku tersiksa jika kamu hadir dalam mimpiku saja.
Aku ingin rindu ini menjadi nyata dan titik temu bagi kita.
Jika itu semua itu direstui oleh pemilik semesta.
Aku akan mendengar banyak hal darimu. Kita bertukar pikiran tentang semesta.
Sekarang apa yang kau inginkan?
Akan kah rindu ini akan terus singgah ? ataukah rindu ini pergi tanpa jejak?
Aku harap rindu ini menghilang.
Aku sudah lelah. Aku ingin bertemu.
Filsuf berkata Rasa adalah sebuah seni berkomunikasi.
Jika itu tidak bisa dipenuhi maka hancurlah.